Langsung ke konten utama

Bangunan Arsitektur Hemat Energi " Bahrain World Trade Center"


Tentang Bahrain World Trade Center
Bahrain World Center atau Bahrain WTC, berlokasi di Al-Manamah, Bahrain, dengan arsitek Shaun Killa Proyek yang dikerjakan bersama oleh Atkin Architects and Engineers dan Norwin. Tinggi dari bangunan ini adalah 240 meter dengan jumlah lantai 50. Bahrain WTC ini mulai dibangun pada 2004 – 2008 dan kini bangunan ini menjadi pusat perdagangan dunia. Bangunan ini memiliki 2 Skycrapers yang dihubungkan dengan 3 jembatan yang berfungsi sebagai pemegang wind turbin. Masing - masing turbin memiliki diameter 29 meter. Wind turbin menggantung di tengah jembatan sepanjang 30 meter. Jembatan ini juga selalu menerima getaran dari wind turbin, maka dari itu kontuksi dari jembatan perlu mendapat perhatian khusus.  

Wind Turbin dari bangunan Bahrain WTC


Ide Bentuk Bangunan 
Bentuk bangunan terinspirasi dari bentukkan layar kapal tradisional, dan memanfaatan energi angin untuk dapat berlayar. Penerapan konsep pada bangunan ini terlihat pada desain bangunan yaitu 2 skyscrapers yang menyerupai dua layar kapal yang mengembang.
Bentukkan skyscrapers ini lah yang mengarahkan angin menuju wind turbin dan mengubah nya menjadi energi listrik. 


Kemampuan Hemat Energi 

      Adanya corong menara yang meruncing ini akan menciptakan zona tekanan negatif dibelakang bangunan yang akan menarik lebih banyak udara melalui celah yang dapat meningkatkan kecepatan angin hingga 30 persen untuk menggerakkan turbin guna pembangkit listrik yang optimal. Lalu, penggunaan material Fasad bangunan yang menggunakan bahan double glass ini juga dapat mengurangi penggunaan listrik AC pada bangunan. (Dikutip dari halaman penelitian mahasiswa ITS)

     (http://digilib.its.ac.id)
Penggunaan kaca double glass dapat menghemat sebesar 13% dari total beban dan dapat
mengurangi emisi karbon ke alam sekitar 55 ribu kubik kilogram karbon setiap tahun.
Kemampuan penghematan listrik dari turbin angin ini mampu menghasilkan 1100 hingga 1300 MWh pertahun, atau 10-15% kebutuhan listrik gedung tersebut atau setara dengan penerangan 300 rumah selama setahun.  
 
Cara pengaplikasian Double Glass :

1.  Penggunaan double glazed diaplikasikan dengan menggunakan 2 lembar kaca yang di isi dengan gas argon, spasi antara 2 lembar kaca antara 4mm hingga 20mm.
2.  Gas argon yang di isikan pada celah double glazed berfungsi sebagai Low-E yang berguna untuk mencegah udara panas dari luar untuk masuk ke dalam gedung, dan sebaliknya.  
3.  Hal yang perlu diperhatikan, karena double glazed system menggunakan 2 lembar kaca, maka dari itu beban yang akan ditahan oleh daun jendela akan menjadi 2 kali lipat. 


Fungsi selanjutnya dari penggunakan double glazed sistem ini adalah untuk menambah kekedapan suara. kaca merupakan salah satu faktor penentu kekedapan suara, dengan digunakannya dua lembar kaca maka suara akan sulit masuk kedalam gedung ini.







   
        

Komentar